Senin, 09 April 2018

Mutiara Ceriaku

Mimpilah yang Indah wahai Mutiara Ceriaku

Akan ku sebut namamu dalam setiap munajatku

Namamu telah terukir abadi dalam relung hati

Ia kokoh bagaikan karang di tepian pantai

Tak tergoyahkan meski badai menerjang

Kuyakin rasa ini tak kan sampai jika Sang Maha Pemberi Rasa tak dihiraukan

Kuyakin kamu lah bidadari yang dijanjikan itu

Izinkan aku menjadi sosok yang setia nan penyayang

Bak seorang Pangeran dalam hikayat cinta

Sekali lagi, Mimpi yang Indah wahai Mutiara Ceriaku

Gontor, 10/04/2018