Orang-orang beriman berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dihari tersebut dengan melaksanakan berbagai ibadah sesuai kadar kemampuan masing-masing. Tak hanya ibadah mahdhah saja yang ditingkatkan guna memuliakan hari jumat seperti wudhu' shalat, membaca Al-Quran, dan sebagainya, namun ibadah ghairu mahdhah seperti dzikir, memperbanyak bershadaqah juga dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan akan datangnya hari mulia ini.
Berbicara cara menghormati datangnya sayyidul ayyam, masyarakat melakukannya dengan cara yang berbeda-beda sesuai tingkat kemampuannya. Di daerah saya ada beberapa orang yang mana bila datang jumat, mereka meliburkan diri untuk bekerja, seperti penjual nasi jagung dan pecel. Penjual ini tak membuka warungnya pada malam jumat. Jika pada hari-hari lainnya dia berjualan mulai sore hingga 9 malam. Hal senada juga dilakukan oleh penjual jamu. Dia tak menutup rapat-rapat kedai jamunya tatkala jumat datang.
Ada pula pemilik bengkel kecil. Dia tak mengoperasikan peralatan bengkel pada hari jumat.
Barangkali kita bertanya-tanya kenapa mereka melakukan hal tersebut? Padahal jika mereka tetap bekerja, hasilnya cukup lumayan karena hari minggu juga libur, menurut kacamata orang yang kontra dengan sikap seperti itu.
Bila kita melihat prinsip para penjual tadi dengan kacamata husnudzon, tentu decak kagum yang akan keluar dari mulut. Kita pasti berprasangka bahwa mereka rela dan ikhlas tak meraup rupiah demi menghormati hari jumat dan agar bisa lebih leluasa beribadah kepada Allah.
Sedikit sekali celah untuk mengatakan bahwa mereka ingin disanjung dan mendapat tempat dimata manusia. Mengapa demikian? karena mereka rakyat kecil. Bagi mereka, sanjungan dan pujian manusia bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan materi. Mereka lebih membutuhkan itu. Namun Sanjungan dan ridha Rab tetap diatas dari segala bentuk materi apapun.
Ada lagi satu keteladanan yang patut ditiru dalam rangka menghormati hari jumat. Dan kisahnya akan dilanjutkan pada tulisan berikutnya.
#OneDayOnePost
#24thDay
#Batch3
#NoDayWithoutWriting
Subhaanallah iya ya ...makasih remindernya mas hasan :)
BalasHapusSama-sama mba'... Terima kasih kunjungannya...
Hapus