Jumat, 28 Oktober 2016

PR: Perlu atau Tidak?

Mengapa harus ada PR untuk siswa SD? Sedemikian pentingkah PR itu? Apa ya manfaat mengerjakan tugas PR bagi mereka? Pertanyaan-pertanyaan itu tiba-tiba muncul di benakku setelah selesai mendampingi saudara sepupu yang sedang duduk di bangku SD mengerjakan seabrek PR sekolahnya. Kuperhatikan baru kali ini dia sangat kelelahan. Setelah kutanyai, dia bilang ada banyak PR yang wajib selesai malam ini karena besok harus dikumpulkan. Intinya "SKS" harus dilewati oleh anak sekecil itu. "Kalau ukuran mahasiswa mah udah biasa" inget omongan temen saat masa-masa kuliah.

Dari situ saya mulai paham mengapa menteri pendidikan berwacana meniadakan "PR" bagi siswa. Saya pribadi sangat setuju dengan wacana ini. Mereka para siswa sudah sangat lelah belajar berjam-jam disekolah, belum lagi sebagian dari mereka ada yang mengikuti MADIN (Madrasah Diniyah), TPQ, membantu pekerjaan orang tua dan lain sebagainya. Maka bertambah sempurnalah kejenuhan yang harus mereka pikul ketika PR menuntutnya untuk diselesaikan.

Namun jika wacana ini benar-benar terjadi, peran orang tua dalam membantu dan mengontrol perkembangan anaknya akan berkurang secara signifikan. Mengingat para orang tua biasanya akan mendampingi dan mengajari putra-putrinya belajar jika membawa ada PR. Pendampingan dan pengajaran tersebut akan terlaksana jikalau orang tua mereka memiliki background pendidikan yang cukup setidaknya lulusan SMP. Namun jika tidak, apa lagi kondisi ekonomi yang pas-pasan, maka bisa ditebak apa yang akan dilakukan kebanyakan orang tua.

Terlepas dari pro-kontra tugas PR bagi Siswa, perlu diuji-cobakan lalu disosialisakan secara menyeluruh mengenai manfaat dan antisipasi celah-celah negatif dari sebuah program. Dan kita sebagai individu sudah sepatutnya berbuat semampu kita untuk mendukung program pemerintah.

#OneDayOnePost
#20thDay
#OdopBatch3
#NoDayWithoutWriting





3 komentar:

  1. Sangat perlu untuk mengetes sebuah program dr pmerintah..sebab demi kdepanny bagaimana nantiny mampu mmberi maslahat tuk anak2...kalo mmng bagus mgkin bisa dipertahankan. Tpi kalau tidak ada maslahat, bahkan mmberatkan siswa, bagusnya ditinggalkan..hehe..
    Moga ada program2 yg bisa mnigkatkan kwalitas siswa namun tdak mmberatkan mreka.

    BalasHapus
  2. Sangat perlu untuk mengetes sebuah program dr pmerintah..sebab demi kdepanny bagaimana nantiny mampu mmberi maslahat tuk anak2...kalo mmng bagus mgkin bisa dipertahankan. Tpi kalau tidak ada maslahat, bahkan mmberatkan siswa, bagusnya ditinggalkan..hehe..
    Moga ada program2 yg bisa mnigkatkan kwalitas siswa namun tdak mmberatkan mreka.

    BalasHapus
  3. Setuju bang.. Sebuah program harus memandang dari berbagai aspek...

    BalasHapus