Selasa, 18 Oktober 2016

Sindiran dari-Nya

Ada sebuah kisah nyata dari pengajian rutinan yang saya hadiri tadi, yang hikmahnya patut direnungi bersama. Diceritakan bahwa beberapa hari yang lalu sang penceramah yang merupakan kiai sekaligus pimpinan sebuah pondok pesantren bertemu dengan seorang Kapolsek. Beliau menyampaikan sebuah kejadian nyata yang baru saja dialaminya pada kiai tersebut. Sekitar 40 hari yang lalu, ada tetangganya yang meninggal dunia, dia seorang perempuan. Saat jenazahnya hendak dikebumikan, tiba-tiba ada keponakannya yang masih kecil mengalami kesurupan. Syahdan, anak kecil itu berteriak seraya berbicara persis seperti suara si jenazah "Tolong aku, aku ingin kembali lagi ke dunia, tolong aku, aku ingin kembali ke dunia". Sontak semua pengiring jenazah menjadi terperanjat dan keheranan.

Pada hari ketiga dari kematian perempuan tersebut saat para warga sekitar berkumpul untuk mendoakan almarhumah atau dikenal dengan tahlilan,  keponakannya yang kecil kembali mengalami kesurupan dan berteriak seperti suara almarhumah "Tolong aku, keluarkan aku, aku di neraka, tolong aki". Teriakan itu menggegerkan seisi kampung dan membuat para warga saling bertanya-tanya satu sama lain.

Para warga sekitar yang sudah mengenal betul almarhumah  bercerita jika Kehidupan almarhumah terkenal glamour, perempuan nakal, dan melanggar syariat agama alias bermaksiat sudah menjadi kesehariannya.

Kejadian ini seakan menohok kita yang masih hidup, yang seringkali lupa dari pada mengingat Yang Maha Kuasa, sering bermaksiat dari pada bertobat, sering lalai dari pada menunaikan kewajiban, sering berbuat hal-hal yang tak berguna dari pada beristighfar.

Kita yang hidup di zaman modern dan serba teknologi ini seakan sudah tak mempan lagi diperingatkan oleh Allah dengan ayat-ayat Al-Qur'an, Hadits nabi, nasehat ulama, sehingga Dia tampakkan kejadian ini agar kita sadar akan belas kasih dan ancaman-Nya.
Wallahu a'lam bisshowab.

#OneDayOnePost
#mingguke-3
#Batch3





6 komentar:

  1. Memang manusia yg sudah lalai, seakan lupa bahwa stiap amalan pasti akan dprtanggung jwabkan. Sekecil apapun...
    Anehny banyak yg gx sadar..
    Kisah diatas menginspirasi kita untuk trus ingat pada-Nya...
    Ganbatte

    BalasHapus
  2. Innalillah ... terima kasih atas tulisannya Mas. Begitu menohok saya yg membacanya 🙇

    BalasHapus
  3. Merinding saya bacanya. Semoga kita jadi lebih baik ke depannya

    BalasHapus
  4. Merinding saya bacanya. Semoga kita jadi lebih baik ke depannya

    BalasHapus
  5. Naudzubillah. Semoga kita senantiasa mengingat akhirat sehingga tdk trgoda dg duniawi yg sesaat. Smoga mnjdi insan yg lbh baik lg. Trmksh mas tulisanya

    BalasHapus
  6. Semoga kita semua bisa istiqamah berada dijalan Allah ditengah godaan dunia dan hawa nafsu yang memburu. Amin

    BalasHapus