Selasa, 04 Oktober 2016

COBA-COBA TERNYATA BERHASIL

Di era post-modern ini keberadaan teknologi dalam setiap aktivitas manusia seakan telah menjadi sebuah keharusan. Hampir semua lini kehidupan telah tersentuh oleh teknologi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas suatu pekerjaan. Salah satu dari teknologi yang hampir semua orang memilikinya adalah Hand Phone. Apa lagi alat komunikasi ini telah mengalami perubahan paling cepat dibanding teknologi lainnya sejak ditemukan pertama kali oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876.

Saat ini telepon genggam yang paling digandrungi oleh masyarakat adalah yang memiliki sistem Android atau istilahnya disebut ponsel Android. Salah satu fitur yang paling menonjol dari ponsel jenis ini adalah memiliki aplikasi yang dapat dengan mudah didownload di google play store. Namun ada satu hal yang sangat ditakuti oleh pengguna ponsel Android yakni terjadinya sistem yang error.

Berbicara tentang pengalaman Android yang  error, saya pernah mendapati alat ponsel yang tiba-tiba restart sendiri terus-menerus tanpa bisa dikendalikan. Kejadian itu terjadi sehari sebelum program ODOP (One Day One Post) dimulai tepat pada hari Sabtu 1/10/16. Saat itu saya panik dan bingung harus melakukan tindakan apa untuk meredam Ponsel yang tak terkontrol. Akhirnya langsung saya lepas baterai ponsel tersebut. Saya panik bukan karena harus menservisnya, tapi karena ponsel tersebut adalah satu-satunya alat yang tersisa yang bisa digunakan untuk membuat tugas harian ODOP, setelah 3 hari sebelumnya laptop saya rusak dan saat ini masih berada ditangan tukang service.

Masih segar dalam ingatan kalau saya pernah mengalami laptop dan HP yang rusak dalam waktu yang hampir bersamaan sekitar 5 bulan yang lalu dan sekarang pengalaman itu terulang kembali. Hal itulah yang mendasari saya harus mencari solusi agar tugas ODOP bisa terselesaikan. Tak ingin putus asa, saya pun mengingat hal-hal yang saya lakukan dengan ponsel tersebut. Saya menyadari kalau ada unsur kecorobohan yang telah saya lakukan ketika meng-charge ponsel yakni saya lupa mencabutnya setelah di-charge sekitar 3 jam lebih, mengingat biasanya baterai ponsel terisi penuh setelah di-charge 1,5 jam. Saya pikir penyebab ponsel mengalami error dikarenakan baterai yang dicharge terlalu lama. 

Oleh karena itu sebelum ponsel diserahkan ke tukang service sebagai solusi final, saya mencoba menjemur baterai ponsel dibawah sinar matahari kurang lebih 1 jam, teknisnya dijemur secara bolak-balik masing-masing 30 menit (seperti menjemur kerupuk saja ya). Setelah itu saya taruh di tempat yang sejuk agar baterai menjadi dingin sebelum dipasang pada ponsel. Tak disangka cara ini membuahkan hasil, ponsel saya kembali berfungsi seperti semula dan bisa digunakan dengan baik tanpa harus menginap di tempat service. Anda percaya? Itu hak anda untuk percaya atau tidak. Saya hanya ingin berbagi pengalaman saja. That's it. Semoga bermanfaat.

3 komentar:

  1. bisa di coba nih.

    biar hape terhindar dari error, matikan hape saat nge-charge. kadang saking serunya ber-android ria, hape kita suruh kerja lebih ekstra

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul itu,, makanya sejak itu, saya hati2 klo ngecharge khawatir kebablasan....

      Hapus
    2. Iya betul itu,, makanya sejak itu, saya hati2 klo ngecharge khawatir kebablasan....

      Hapus